• 3
  • header
  • 2

..:: SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMA NEGERI 1 SUKODONO ::.. | Terima Kasih Atas Kunjungannya.

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMAN 1 SUKODONO

NPSN : 20313031

Jl. Raya Sukodono - Tanon KM.01, Kec. Sukodono, Kab. Sragen, Jawa Tengah


info@sma1sukodono.sch.id

TLP : 0822 4353 0101


          

Banner

Jajak Pendapat

Ekstrakurikuler yang menjadi pilihanku di Sekolah ini adalah ?
Sepakbola/Futsal
Basket
Voli
Teater
Rohis
PMR
Badminton
Tenis
Pecinta Alam
Pramuka
  Lihat

Statistik


Total Hits : 722706
Pengunjung : 162583
Hari ini : 87
Hits hari ini : 270
Member Online : 0
IP : 34.239.158.107
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

  • iL7C (Alumni)
    2014-01-13 15:08:42

    jejaring sosial khusus Keluarga SMA NEGERI SUKODONO >HEBAT< Tapi sayang belum gabung semua masih sepi>>>>>>>> harus ...
  • iL7C (Alumni)
    2014-01-13 14:50:55

    1|2
  • iL7C (Alumni)
    2014-01-13 14:49:59

    1|1
  • HARTONO SAKTI (Alumni)
    2013-09-26 21:29:00

    assalamu'alaykum teman..

Lestarikan Batik, Bukan Sekedar Basa-Basi




Batik merupakan singkatan dari bulat dan titik yang merupakan unsur dasar dalam seni membatik. Karya luhur dari tanah air ini telah menjadi bagian hidup anak bangsa sejak zaman nama Indonesia belum ada sedangkan yang ada kala itu masih nama kerajaan. Dalam tradisi Jawa corak batik mengandung filosofi yang menjadi harapan pamakai. Contoh : Batik Sida Mukti, berharap akan menjadi orang yang makmur, Sida Luhur berharap akan mempunyai kedudukan/pangkat yang luhur atau batik Sida Asih berharap akan dikasihi banyak orang.

Namun membanjirnya produk pakain luar negeri ternyata merupakan ancaman yang serius akan eksistensi batik di masa mendatang. Generasi muda lebih bangga dengan pakaian produk luar negeri, berbagai alasan yang menjadi argumentasi mereka satu diantaranya bahwa kebanyakan corak batik memberi kesan tua dan terbatas ruang dan waktu memakainya.

Kepedulian generasi muda dalam melestarikan seni batik telah dibuktikan oleh siswa-siaswi SMA Negeri I Sukodono, lewat mata pelajaran ketrampilan dengan durasi 2 X 45 menit setiap sepekan berharap akan muncul pejuang-pejuang pelestari budaya luihur milik bangsa Indonesia. Lewat goresan tangan lembut bapak Mulyoto, SSn guru ketrampilan seni para siswa diberi materi 35 persen teori dan 65 persen praktek. (humas, PR).



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas